Kesesuaian Klausal ISO 9001:2008 dengan Kriteria Malcolm Baldrige Criteria For Performance Excellence

Dialah Hokosuja Hutabalian, PT ANTAM (Persero) Tbk, This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.  

 

Intisari

Dewasa ini, banyak Organisasi Profit dan Non Profit telah menerapkan pengukuran Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence (MBCfPE) dan sistem pengendalian internal antara lain: mutu, K3, laboratorium, dan lain-lain. Sistem Manajemen salah satunya Mutu (SMM) ISO 9001:2008 dan penerapan MBCfPE telah banyak diterapkan oleh beragam organisasi namun sulit menemukan kajian analisis kesesuaian antara klausal ISO 9001:2008 dengan kriteria MBCfPE antara lain edisi 2013-2014 sehingga menjadi referensi dalam perspektif kesisteman MBCfPE. Penelitian ini mencari  kesesuaian antara klausal ISO 9001:2008 dengan kriteria MBCfPE edisi 2013-2014 yakni menemukan hubungan kesamaan dan keselarasan diantara keduanya. Klausal ISO 9001:2008 yang diteliti dibatasi dari Klausal 4 sampai 8 diselaraskan dengan Kriteria MBCfPE.
 
Hasil analisis menggambarkan hubungan yang kuat antara klausal ISO 9001:2008 dengan kriteria MBCfPE. Klausal 4 bersesuaian kuat dengan Kategori 1, 2, dan 3 ditinjau dari dimensi proses dan Item 7.4, 7.1, dan 7.2 ditinjau dari dimensi hasil. Klausal 5 bersesuaian kuat dengan Kategori 1, 2, dan 3 ditinjau dari dimensi proses dan Item 7.4, 7.1, dan 7.3 ditinjau dari dimensi hasil. Klausal 6 bersesuaian kuat dengan Kategori 5, 1, dan 6 ditinjau dari dimensi proses dan Item 7.3, 7.1, dan 7.4 ditinjau dari dimensi hasil. Klausal 7 bersesuaian kuat dengan Kategori 6, 2, dan 4 ditinjau dari dimensi proses dan Item 7.1, 7.4, dan 7.2 ditinjau dari dimensi hasil. Klausal 8 bersesuaian kuat dengan Kategori 6, 4, dan 1 ditinjau dari dimensi proses dan Item 7.1, 7.4 dan 7.2 ditinjau dari dimensi hasil. Hasil penelitian dapat digunakan dalam pengendalian sistem manajemen khususnya persyaratan dokumentasi ISO 9001:2008  dan  integrasi (linkage) dalam penyusunan Dokumen Aplikasi MBCfPE dan atau Laporan KPKU berbasis kriteria MBCfPE

1. Pendahuluan

 

Dewasa ini, banyak organisasi profit dan non profit telah menerapkan pengukuran berdasarkan perspektif Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence (MBCfPE) dan implementasi sistem pengendalian internal meliputi mutu, K3, laboratorium, dan lain-lain. Sistem Manajemen salah satunya Mutu (SMM) ISO 9001:2008 dan penerapan MBCfPE telah banyak diterapkan oleh beragam organisasi namun sulit menemukan kajian analisis kesesuaian antara klausal ISO 9001:2008 dengan kriteria MBCfPE salah satunya edisi 2013-2014 sehingga menjadi referensi dalam perspektif kesisteman MBCfPE.

Tujuan penelitian adalah untuk menemukan kesesuaian antara klausal SMM ISO 9001:2008 dan kriteria MBCfPE edisi 2013-2014 sehingga dapat menjadi panduan bagi pemangku kepentingan untuk meningkatkan kompatibilitas dua standar tersebut.

2. Pelaksanaan

2.1 SMM ISO 9001:2008

Standar internasional ISO 9001:2008 menggunakan pendekatan proses pada saat pengembangan, penerapan, dan perbaikan efektivitas sistem manajemen mutu, maupun untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dengan memenuhi kebutuhan pelanggan. Keuntungan pendekatan proses yaitu adanya pengendalian yang terus menerus mengenai hubungan antara setiap proses dalam sistem, demikian juga kombinasi dan interaksi mereka (Suwandi, 2008).

Model sistem manajemen mutu berdasarkan pada proses terlihat pada gambar 1, menjelaskan hubungan proses yang ada pada klausal 4 – 8. Penjelasan ini menunjukkan bahwa pelanggan berperanan penting dalam menetapkan syarat. Pemantauan kepuasan pelanggan membutuhkan evaluasi informasi yang berkaitan dengan persepsi pelanggan, yaitu apakah organisasi telah memenuhi kebutuhan pelanggan  (Suwandi, 2008).

Gambar 1 Model sistem manajemen mutu berdasarkan pendekatan proses (Suwandi, 2008)

2.2 Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence (MBCfPE) Edisi 2013 - 2014

Kriteria Perusahaan Kinerja Ekselen adalah persyaratan kriteria berdasarkan MBCfPE 2013 – 2014 untuk organisasi profit atau bisnis. Setiap dua tahun sekali persyaratan-persyaratan kinerja Ekselen disesuaikan sesuai perkembangan persyaratan pelanggan, pasar, globalisasi, dan sebagainya.

Persyaratan kinerja Ekselen secara garis besar terdiri dari tujuh kategori yang diklasifikasi dalam dua kelompok kategori, yaitu kategori proses dan kategori hasil. Kelompok kategori proses terdiri dari: Kepemimpinan, Perencanaan Strategis, Fokus Pelanggan, Pengukuran, Analisa, dan Manajemen Pengetahuan, Fokus Tenaga Kerja, dan Fokus Operasi. Kelompok kategori hasil terdiri dari: Hasil Produk dan Proses, Hasil Fokus Pelanggan, Hasil Fokus Tenaga Kerja, Hasil Kepemimpinan dan Tata Kelola, Hasil Keuangan dan Pasar (Hutabalian, 2012). Kerangka kesisteman berdasarkan MBCfPE dapat dilihat pada Gambar 2.

Gambar 2 Kerangka kesisteman berdasarkan MBCfPE (Baldrige Excellence Performance Program, 2013)


2.3  Metode Penelitian

Penelitian dilakukan dengan cara analisis kesesuaian antara klausal ISO 9001:2008 dengan kriteria MBCfPE edisi 2013-2014 yakni menemukan kesamaan antara semua pertanyaan klausal ISO 9001:2008 dan kriteria MBCfPE 2012-2013. Semua pertanyaan klausal ISO 9001:2008 yang memiliki kesamaan dengan kriteria MBCfPE diberi angka 1 dan yang tidak berhubungan diberi angka 0. Prosentase kesamaan dibanding jumlah pertanyaan menunjukkan tingkat kesamaan/ kesesuaian. Klausal ISO 9001:2008 dibatasi dari Klausal 4 sampai 8 diselaraskan dengan Kriteria MBCfPE. Tahapan penelitian ditunjukkan pada gambar 3. Metode penelitian adalah tacit knowledge dengan konsep belajar individu  siklus tunggal adopsi konsep Argyris dan Schon, 1974 (Tjakraatmadja J.H., dan Lantu, D.C., 2006).

Gambar 3 Tahapan penelitian

3. Analisis dan Pembahasan


3.1 Kesesuaian Klausal 4 ISO 9001:2008 dengan kriteria MBCfPE


Klausal 4 ISO 9001:2008 Sistem Manajemen Mutu terdiri dari dua bagian yakni 4.1 Syarat Umum dan 4.2 Persyaratan Dokumentasi. Kesesuaian Klausal 4 dengan kriteria MBCfPE dapat dilihat pada  gambar 4 dan gambar 5.

3.2 Kesesuaian Klausal 5 ISO 9001:2008 dengan MBCfPE

Klausal 5 ISO 9001:2008 Tanggung Jawab Manajemen terdiri dari enam bagian yakni 5.1 Komitmen Manajemen, 5.2 Fokus Pada Pelanggan, 5.3 Kebijakan Mutu, 5.4 Perencanaan, 5.5 Tanggung Jawab, Wewenang, dan Komunikasi, dan 5.6 Tinjauan Manajemen. Kesesuaian Klausal 5 dengan kriteria MBCfPE dapat dilihat pada  gambar 6 dan gambar 7.

3.3 Kesesuaian Klausal 6 ISO 9001:2008 dengan MBCfPE

Klausal 6 ISO 9001:2008 Manajemen Sumber Daya terdiri dari dua bagian yakni 6.1 Ketentuan Sumber Daya dan 6.2 Sumber Daya Manusia. Kesesuaian Klausal 6 dengan kriteria MBCfPE dapat dilihat pada  gambar 8 dan gambar 9.

3.4 Kesesuaian Klausal 7 ISO 9001:2008 dengan MBCfPE

Klausal 7 ISO 9001:2008 Realisasi Produk terdiri dari enam bagian yakni 7.1 Perencanaan realisasi produk, 7.2 Proses yang terkait dengan pelanggan, 7.3 Desain dan pengembangan, 7.4  Pembelian, 7.5 Syarat produksi dan jasa, dan 7.6 Pengendalian alat pemantau dan pengukur. Kesesuaian Klausal 7 dengan kriteria MBCfPE dapat dilihat pada  gambar 10 dan gambar 11.

3.5 Kesesuaian Klausal 8 ISO 9001:2008 dengan MBCfPE

Klausal 8 ISO 9001:2008 Pengukuran, analisa, dan perbaikanterdiri dari lima bagian yakni 8.1 Umum, 8.2 Pemantauan dan pengukuran, 8.3 Pengendalian produk tidak sesuai, 8.4 Analisa Data, dan 8.5 Perbaikan. Kesesuaian Klausal 8 dengan kriteria MBCfPE dapat dilihat pada  gambar 12 dan gambar 13.

Berdasarkan analisis hasil kesesuaian Klausal ISO 9001:2008 dengan kriteria MBCfPE dapat dilihat hubungan yang kuat antar klausal dengan kriteria MBCfPE yaitu dibatasi pada tiga tertinggi sebagai berikut :

a. Klausal 4 bersesuaian kuat dengan Kategori 1, 2, dan 3 ditinjau dari dimensi proses dan Item 7.4, 7.1, dan 7.2 ditinjau dari dimensi hasil.
b. Klausal 5 bersesuaian kuat dengan Kategori 1, 2, dan 3 ditinjau dari dimensi proses dan Item 7.4, 7.1, dan 7.3 ditinjau dari dimensi hasil.
c. Klausal 6 bersesuaian kuat dengan Kategori 5, 1, dan 6 ditinjau dari dimensi proses dan Item 7.3, 7.1, dan 7.4 ditinjau dari dimensi hasil.
d. Klausal 7 bersesuaian kuat dengan Kategori 6, 2, dan 4 ditinjau dari dimensi proses dan Item 7.1, 7.4, dan 7.2 ditinjau dari dimensi hasil.
e. Klausal 8 bersesuaian kuat dengan Kategori 6, 4, dan 1 ditinjau dari dimensi proses dan Item 7.1, 7.4 dan 7.2 ditinjau dari dimensi hasil.

Hasil analisis kesesuaian antara klausal ISO 9001:2008 dengan kriteria MBCfPE edisi 2013-2014 dapat digunakan dalam pengendalian sistem manajemen khususnya persyaratan dokumentasi  ISO 9001:2008 dan  integrasi (linkage) dalam penyusunan Dokumen Aplikasi MBCfPE dan atau Laporan KPKU berbasis kriteria MBCfPE.

Daftar Pustaka:

  • Baldrige Excellence Performance Program (2013):  Criteria for Performance Excellence 2013-2014, NIST and United States Department of Commerce
  • Hutabalian, D.H, (2012): Berkenalan dengan MBCfPE,   Malcolm Baldrige Criteria for Performance  Excellence, Bulletin Geomine no. 1, Mei 2012, PT Antam ( Pesero) Unit Geomin, Jakarta, 28-29 pp. Tidak dipublikasikan.
  • IQAF (2013): Kriteria Kinerja Ekselen 2013-2014 Organisasi Profit, Indonesian Quality Award Foundation
  • Suwandi, U. (2008): ISO 9001:2008, PT TUV NORD Indonesia
  • Tjakraatmadja, J.H.: Lantu, D.H. (2006). Knowledge Management dalam Konteks Organisasi Pembelajar

IQA Foundation

logo-iqafIndonesia Quality Award (IQA) adalah bentuk penghargaan terhadap penilaian kinerja ekselen berbasiskan "Kriteria Baldrige". Kriteria ini yang dalam kegiatan IQA diberi istilah Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence (MBCfPE)

Website: IndonesianQualityAward.com

 

Kontak

Sekretariat IQA Foundation
Jl. Radio IV. No.5, Keramat Pela, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan - 12130
Tel: (6221) 7264135, 726 4280,